Alat Kontrasepsi Kondom untuk Mencegah Kehamilan dan Penyebaran PMS

Posted on

Memang ada berbagai alan kontrasepsi mulai dari bentuk pil, spiral dan lainnya seperti kondom. Alat kontrasepsi laki-laki ini cukup menuai berbagai pertanyaan dan keraguan di masyarakat. Apakah kondom benar-benar bisa mencegah kehamilan? Benarkah penggunaan kondom mencegah penyebaran penyakit menular seksual (PMS)?

Pada dasarnya tidak ada alat kontrasepsi paling aman yang 100 persen efektif mencegah kehamilan. Bahkan alat kontrasepsi terefektif yaitu IUD pun hanya memiliki tibgkat efektifitas 99 persen saja. Namun jika penggunaan kondom dilakukan dengan benar kan konsisten terbukti bisa mencegah kehamilan 95 hingga 98 persen.

Adapun jika anda menggunakan kondom tidak konsisten dan salah, maka akan beresiko hamil. Kondom tidak berfungsi baik sebagai alat kontrasepsi karena berbagai alasan. Diantaranya paparan sinar matahari yang membuat robek.

Selanjutnya apakah kondom efektif sebagai alat pencegah penyebaran penyakit menular seksual PMS. Jika pengguanaan kondom benar dan konsisten, maka penyakit menular seksual seperti HIV bisa dicegah. Untuk saat ini kondon memang satu – satunya alat kontrasepsi dan juga alat pencegah penyebaran PMS.

Lalu apakah kondom yang tipis kurang akurat? Pertanyaan mengenai kurang efektif atau akurat dari kondom tipis tidak dapat terbukti. Karena pada dasarnya kondom tebal ataupun tipis sama saja. Hanya saja kondom tipis lebih beresiko rusak atau robek. Sehingga kemungkinan kondom tipis kurang efektif karena sudah robek sebelum dipakai.

Selanjutnya apakah perusahaan yang memproduksi kondom menguji terlebih dahulu setiap produknya. Jawabannya adalah ya. Di Amerika Serikat, perusahaan pembuat kondom memguji terlebih dahulu produknya. Membuang produk yang cacat dan memastikan tidak ada lubang atau robekan pada produk yang di produksinya.

Sebenarnya alat kontrasepsi yang satu ini memiliki kelebihan dan kekurangannya dimata masyarakat Indonesia. Beberapa dari masyarakat Indonesia memiliki anggapan bahwa orang yang membeli kondom terkesan mesum. Padahal tidak selamanya orang yang membeli kondom merupakan orang yang mesum. Hal ini terbukti bahwa ada beberapa penyakit yang di sarankan oleh dokternya untuk menggunakan kondom. Contohnya saja untuk mereka yang sudah terjangkit penyakit menular seksual namun tetap bisa berhubungan dengan pasangannya. Mereka akan disarankan oleh dokter untuk menggunakan kondom sebagai alat pencegah penularan. Hal ini juga membantu pemerintah untuk menurunkan tingkat masyarakat yang terkena penyakit menular seksual PMS, seperti HIV. Selain itu juga kondom memang membuktikan bahwa mereka benar menyayangi pasangannya, dengan alasan bahwa pasangannya tidak boleh tertular penyakit yang mereka derita. Segera beli alat kontrasepsi ini di toko alat kesehatan Jakarta terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *