Berita Internasional Terkini Tentang Pembukaan Markas AS Yang Baru

Posted on

Berita Internasional Terkini Pembukaan markas Amerika Serikat yang baru di Korea Selatan, datang beberapa minggu setelah Trump mengatakan dia ingin menarik pasukan AS dari Korea Selatan. Amerika Serikat memiliki 28.500 tentara yang ditempatkan di selatan dan kedua negara saat ini sedang dalam pembicaraan tentang bagaimana membagi biaya menjaga pasukan AS di Korea Selatan mulai tahun 2019. Camp Humphreys menggabungkan total 513 bangunan dan akan menampung 43.000 orang, termasuk tentara dan keluarga, pada akhir tahun 2022. Gedung markas mewakili “investasi yang signifikan dalam kehadiran jangka panjang pasukan AS di Korea,” kata Brooks, menambahkan bahwa “itu akan tetap menjadi bukti perjalanan komitmen AS terhadap sekutu.”

Menteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo mengatakan pangkalan itu akan mengadopsi peran baru ketika keadaan berubah “dari konfrontasi Perang Dingin menjadi koeksistensi damai.” Keputusan itu muncul hanya beberapa minggu setelah pimpinan Trump dan Pyongyang, Kim Jong-un, mengadakan pertemuan puncak yang belum pernah terjadi sebelumnya di Singapura. Presiden Amerika Serikat kemudian mengatakan bahwa dia akan menangguhkan latihan militer bersama dengan korea selatan. Namun, kepala Pentagon James Mattis mengatakan pada hari Jumat bahwa Amerika Serikat dan sekutunya akan mempertahankan “sikap pertahanan kolaboratif yang kuat” pada Korea Utara. Mattis membuat pernyataan selama pertemuan dengan menteri pertahanan Jepang, Itsunori Onodera, di Tokyo, yang tercengang oleh keputusan Trump untuk menghentikan latihan militer di wilayah tersebut.

Berita Internasional Terkini dari Kepala Pentagon menegaskan kembali tujuan AS untuk membongkar program rudal nuklir dan balistik Korea Utara. Dia mengatakan bahwa aliansi antara Amerika Serikat dan Jepang “berdiri teguh” dan tidak berkurang oleh Amerika Serikat-Utara, info dari matamatapolitik bahwa dari pihak Korea menyatakan “Kami berada di tengah-tengah negosiasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Korea Utara. Namun dalam momen dinamis ini, aliansi abadi antara Jepang dan Amerika Serikat tetap kuat, “kata Mattis. Korea Utara tidak membuat janji publik untuk menyerahkan senjatanya, meskipun ada klaim AS tentang denuklirisasi Pyongyang.

Berita Internasional Terkini ┬ádari Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono mengatakan pada hari Jumat bahwa Amerika Serikat dan Jepang harus “mempertahankan hubungan dekat” dan mencatat bahwa sanksi terhadap Korea Utara tetap berlaku sampai semua senjata pemusnah massal mereka bersama dengan rudal balistik mereka dieliminasi. Jepang adalah rumah bagi sekitar 50.000 personel militer AS. Termasuk konsentrasi terbesar di luar negeri dari Marinir AS. Dan kelompok serangan kapal induk dari Angkatan Laut AS. Warta kabar seperti kejadian diluar negeri bisa anda akses di matamatapolitik, yang menyajikan berbagai macam informasi terkini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *