Jangan Jual Rumah Anda sebelum Memperhatikan Hal-hal Berikut Ini!

Posted on

Apakah Anda berencana untuk menjual rumah Anda di Bandung?

Dunia jual beli rumah ternyata tidak sesederhana yang kita bayangkan, terutama bagi Anda yang baru pertama kali menjual rumah. Dalam dunia jual beli rumah, Anda harus mengantisipasi biaya-biaya yang mungkin dikeluarkan. Jangan sampai, rencana Anda mendapatkan untung malah menjadi buntung.

Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum Anda menjual rumah di Bandung:

  1. Media Penjualan

Sebelum adanya teknologi, memasang iklan di surat kabar mungkin cukup untuk memasarkan rumah Anda. Namun, saat ini, tersedia banyak situs-situs jual beli rumah yang bisa dipilih untuk memasarkan rumah Anda.

Khusus untuk Anda yang berdomisili di Bandung, situs jual rumah Bandung bisa menjadi media pemasaran pilihan untuk mempermudah langkah Anda menjual rumah.

Anda dapat dengan mudah mengunggah foto rumah disertai dengan nomor telepon yang bisa dihubungi. Dengan begitu, Anda dapat menjual rumah Anda ke calon pembeli, dengan cakupan yang lebih luas dibandingkan hanya beriklan di koran.

Selain itu, jangan lupa juga untuk menempelkan papan penanda “Rumah Ini Dijual” di depan rumah Anda. Cara ini masih menjadi cara beriklan yang efektif, karena terkadang ada calon pembeli yang sengaja berkeliling di perumahan hanya untuk mencari rumah.

  1. Bijak dalam Beriklan

Saat menjual rumah melalui situs web, persepsi calon pembeli sangat bergantung pada foto dan deskripsi rumah yang dipromosikan. Oleh karena itu, buatlah foto yang baik dan deskripsikan keadaan rumah dengan jujur.

Bersihkan rumah dan pastikan foto yang akan Anda lampirkan cukup menarik untuk memengaruhi calon pembeli. Memang, nantinya rumah Anda akan dibeli dalam keadaan kosong, tetapi foto dengan keadaan rumah kotor dan berantakan, tentunya akan menurunkan nilai jual rumah Anda

Pada kolom deskripsi, Anda dapat menjelaskan akses jalan dan fasilitas umum yang tersedia di sekitar rumah yang Anda jual di Bandung. Selain itu, ada baiknya jika Anda juga memaparkan kekurangan rumah tersebut. Misalnya, ada sedikit kerusakan yang perlu Anda perbaiki sebelum serah terima rumah terjadi.

  1. Tentukan Harga Sesuai Nilai Rumah

Anda perlu mengetahui nilai jual objek pajak  atau NJOP di daerah tempat rumah Anda berdiri sebagai patokan. Selebihnya, Anda dapat menambahkan harga sesuai dengan nilai rumah Anda, karena setiap rumah tentunya memiliki nilai jual yang berbeda tergantung dengan model dan material rumah.

Jangan gampang menurunkan harga apabila belum ada calon pembeli yang berminat menawar rumah Anda, kecuali Anda sedang dalam posisi terdesak.

Negosiasi harga pasti akan terjadi antara calon pembeli dan penjual. Sebagai penjual, Andalah yang berhak menentukan apakah negosiasi harga tersebut pantas untuk rumah yang Anda jual.

  1. Waspadai Calo Terselubung, Gunakan Agen Resmi

Jika Anda ingin menjual rumah Anda dengan lebih cepat, Anda dapat menggunakan jasa agen pemasar. Terkadang, ketika Anda beriklan di depan rumah maupun di situs web, akan ada beberapa calo yang membawa calon pembeli kepada Anda. Nah, para calo ini biasanya akan lebih sulit diajak bekerja sama jika dibandingkan dengan agen pemasar resmi.

Calo biasanya akan melakukan titip harga dan tidak memiliki target waktu dalam menjual rumah Anda. Sedangkan, agen pemasar resmi mendapatkan upah sesuai hitungan persentase serta memiliki program pemasaran yang jelas.

Agen pemasar resmi akan memiliki target kapan rumah Anda harus terjual dan mereka juga dapat membantu proses penanganan dokumen-dokumen rumah.

  1. Siapkan Dokumen Penting

Rumah di Bandung yang memiliki Sertifikat Hak Milik tentunya akan memiliki harga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan rumah yang tidak memiliki dokumen. Maka dari itu, pastikan rumah Anda memiliki dokumen yang jelas serta dapat diurus untuk balik nama dokumen.

Tentunya calon pembeli Anda pasti akan bertanya mengenai proses pengubahan nama di sertifikat rumah. Anda dan calon pembeli rumah dapat menegosiasikan pembebanan biaya-biaya seperti biaya notaris, biaya Akta Jual Beli, biaya balik nama, serta biaya-biaya lainnya.

Bekali diri Anda dengan informasi mengenai biaya apa saja yang sewajarnya ditanggung oleh penjual serta biaya apa saja yang perlu ditanggung oleh pembeli rumah.

  1. Bina Hubungan Baik dengan Pembeli

Dengan membina hubungan baik dengan pembeli, Anda juga dapat berkomunikasi mengenai keadaan rumah. Sebagai orang baru di lingkungan Anda, pembeli rumah Anda juga pastinya akan membutuhkan beberapa saran dari Anda mengenai lingkungan sekitar rumah yang dibelinya.

Hubungan baik dengan pembeli juga akan memperlancar proses pelengkapan dokumen-dokumen rumah Anda.

  1. Sepakati Tanggal Pindah

Proses pindah rumah akan memakan waktu beberapa hari. Anda sebagai penjual juga tentunya membutuhkan waktu untuk membereskan barang-barang Anda. Oleh karena itu, informasikan kepada pembeli rumah, kapan Anda akan pindah dari rumah tersebut, sehingga pembeli dapat menyesuaikan tanggal kepindahannya.

Menjual rumah di Bandung membutuhkan kesabaran, karena prosesnya harus dilakukan secara hati-hati dan memakan waktu yang tidak sebentar. Banyak yang berkata menjual rumah sama seperti mencari jodoh. Maka, jika belum ada yang menawar mungkin rumah Anda belum ditemukan oleh jodohnya.

Yang terakhir, pastikan seluruh anggota keluarga Anda sudah setuju mengenai penjualan rumah. Dengan begitu, proses jual beli rumah Anda di Bandung akan berjalan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *